Apa Itu Lingkungan Bisnis?
LINGKUNGAN BISNIS
Sebagai
sebuah sistem, perusahaan sangat terkait dengan lingkungannya. Perusahaan
sebagai sistem berarti sebagai unit yang terdiri dari subsistem, seperti
sumber-sumber ekonomi, kegiatan perusahaan dan lingkungan perusahaan yang
saling bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu. Pengelolaan bisnis menjadi
semakin kompleks seiring dengan perkembangan lingkungan ekonomi. Perkembangan
dalam sistem dan mekanisme industrial telah memberikan implikasi pada
organisasi bisnis atau perusahaan. Alternatif-alternatif dari peluang yang ada
masih banyak dan terbuka untuk dihadapi dalam mencapai tujuan perusahaan.
Lingkungan
bisnis memiliki ketergantungan yang kuat dengan kondisi ekonomi, industri dan
kepentingan dalam anggota masyarakat yang lainnya. Oleh karena lingkungan
itulah, keputusan bisnis banyak dipengaruhi oleh kepentingan pihak-pihak yang
berasal dari berbagai latar belakang (sosial, budaya dan politik) yang berbeda.
Pada dasarnya bisnis terkait dengan lingkungan internal sebagai sumber daya
yang mempengaruhi aktivitas bisnis secara langsung. Bisnis juga dipengaruhi
oleh lingkungan eksternal yang terdiri dari pihak-pihak pemegang kepentingan
utama perusahaan (stakeholders) dan lingkungan umum yang secara tidak langsung
terkait dengan aktivitas bisnis atau mempengaruhi kinerja perusahaan.
Mengetahui
komponen apa saja dari lingkungan dan memahami bagaimana lingkungan
mempengaruhi perusahaan merupakan hal yang penting bagi manajer perusahaan.
Lingkungan yang mengandung unsur ketidak pastian mempengaruhi perusahaan
melalui berbagai aspek yang terkait dengan aktivitas perusahaan dan lingkungan
eksternalnya. Misalkan, saja kondisi bencana alam dahsyat, seperti Tsunami di
Aceh yang datang secara tiba-tiba, merubah semua perencanaan yang telah dibuat
perusahaan yang ada disana, bahkan perubahan perencanaan pembangunan indonesia
secara global. Oleh karena itu, sangat penting bagi manajer perusahaan untuk
mengetahui komponen-komponen dalam lingkungan yang akan mempengaruhi kesuksesan
perusahaan. Berdasarkan tingkat pengaruh pada perusahaan maka lingkungan bisnis
dapat dibedakan menjadi 2, yaitu lingkungan internal dan lingkungan eksternal.
1.
Lingkungan Internal
Lingkungan
internal adalah sumber daya manusia dan fisik yang mempengaruhi kinerja bisnis
secara langsung. Lingkungan ini terdiri atas berikut ini.
a.
Karyawan (tenaga kerja/sumber daya manusia).
b.
Manajemen (keahlian/pengelola).
c.
Pemegang saham (stakeholders).
d.
Modal dan peralatan fisik (dana,mesin,gedung).
e.
Informasi.
2.
Lingkungan Eksternal
Lingkungan
eksternal adalah institusi atau kekuatan luar yang potensial mempengaruhi
kinerja organisasi. Lingkungan eksternal terdiri dari dua komponen, yakni
berikut ini.
a.
Lingkungan khusus
Lingkungan
khusus adalah bagian dari lingkungan yang secara langsung relevan terhadap
pencapaian tujuan organisasi. Lingkungan khusus, meliputi orang-orang yang
mempunyai kepentingan dalam organisasi (stakeholder), seperti konsumen,
pemasok, pesaing dan kreditor.
Konsumen. Sebagaimana
diketahui, perusahaan ada untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Konsumen atau
pelanggan merupakan kelompok potensial yang mengonsumsi output atau barang dan
jasa yang dihasilkan perusahaan atau organisasi bisnis dan juga lembaga
pemerintahan maupun organisasi nonprofit lainnya.
Pemasok. Perusahaan
atau individu yang menyediakan faktor-faktor produksi yang dibutuhkan
perusahaan untuk memproduksi produk atau jasanya. Pasokan meliputi penyediaan
bahan baku/material, peralatan, input keuangan dan tenaga kerja.
Pesaing. Persaingan,
meliputi semua tawaran pesaing yang nyata maupun potensial serta substitusi
yang dipertimbangkan oleh pembeli. Biasanya setiap perusahaan mempunyaai satu
atau lebih pesaing. Perusahaan perlu lebih memuaskan kebutuhan dan keinginan
konsumen melalui penawaran produk dan jasa yang lebih baik dari pesaing.
Kreditor. Perusahaan
perlu memperhatikan kreditor atau kelompok kepentingan tertentu yang
mempengaruhi kegiatan organisasi secara finansial (institusi keuangan ataupun
individu yang memberikan pinjaman dana). Kreditor, misalnya bank akan
menganalisi secara seksama dan teliti mengenai perkembangan bisnis dan potensi
dari suatu perusahaan karena bank sangat berkepentingan dalam hal pencegahan
terjadinya kredit macet atau ketidakmampuan perusahaan dalam mengembalikan
pinjaman yang diberikan.
Lingkungan
umum
Lingkungan
umum meliputi berbagai faktor, antara lain kondisi ekonomi, politik dan hukum,
sosial budaya, demografi, teknologi, dan kondisi global yang mungkin
mempegaruhi organisasi. Perubahan lingkungan umum biasanya tidak mempunyai
dampak sebesar perubahan lingkungan khusus, namun demikian manajer harus
memperhatikan ketika merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan serta
mengendalikan aktivitas organisasi bisnis.
Kondisi
ekonomi. Tingkat
inflasi, masalah pengangguran, tingkat pertumbuhan pendapatan nasional, keadaan
neraca pembayaran, kondisi pasar saham serta fluktuasi kurs valuta asing dan
buku bunga, secara umum adalah beberapa faktor ekonomi yang mempengaruhi
praktik manajem dalam aktivitas bisnis. Terdapat hubungan timbal balik antara
keadaan perekonomian dan aktivitas bisnis atau dunia usaha. Kestabilan dan
pertumbuhan ekonomi akan mendorong perkembangan dunia usaha, dan sebaliknya
perkembangan dunia usaha akan mewujudkan kestabilan dan pertumbuhan ekonomi.
Kondisi
politik dan hukum. Terdapat
kestabilan politik dan kebijakan pemerintah yang sesuai dapat menciptakan
suasana kondusif untuk mengembangkan aktivitas organisasi bisnis di berbagai
bidang. Pertimbangan hukum juga perlu diperhatikan perusahaan, antara lain adanya
peraturan pemerintah mengenai pembentukan dan pengawasan organisasi yang
membatasi kebijakan manajerial, termasuk dalam hal pengelolaan sumber daya
manusia.
Kondisi
sosial budaya. Para
manajer perlu memperhatikan adanya perubahan sosial budaya masyarakat khususnya
pola dan tren pasar yang dituju. Manajer perlu menyesuaikan strategi bisnis
terutama pemasarannya dengan kondisi nilai-nilai sosial, kebiasaan, dan selera
konsumen.
Kondisi
demografi.
Kondisi demografi mencakup kebiasaan yang berlaku dalam karakteristik fisik
dari populasi, seperti jenis kelamin, usia, tingkat pendidikan, lokasi
geografis, pendapatan, konsumsi keluarga. Perubahan pada
karakteristik-karakteristik ini dapat berpengaruh pada kebijakan manajemen
perusahaan dalam merencanakan, mengorganisasikan, memimpin dan mengontrol
organisasi bisnisnya.
Teknologi. Teknologi
merupakan salah satu faktor lingkungan umum yang paling dramatis atau paling
cepat mengalami perubahan. Teknologi pun menjadi salah satu faktor yang
mempengaruhi keputusan manajer terutama dalam hal pengembangan produk.
Globalisasi. Globalisasi
adalah salah satu faktor utama yang mempengaruhi organisasi bisnis. Manajer
dari perusahaan besar maupun kecil yang ada di dalam negeri semakin ditantang
dengan meningkatnya jumlah pesaing sebagai dampak dari adanya pasar global yang
merupakan bagian dari lingkungan eksternal.

Comments
Post a Comment